MASIGNCLEAN103

Bagaimana Cara Mendapatkan Rasa Hormat Dari Siswa?

  sumber gambar : www. lyceum.id

Saat ini para siswa tampaknya tidak menyadari bahwa guru mereka adalah orang yang memiliki perasaan, pemikiran, dan kekhawatiran. Mereka hanya peduli pada teman, gadget dan social media mereka sediri. Di sekolah bahkan sekarang banyak Guru yang  diabaikan atau diacuhkan oleh para siswa. Dalam pemikiran mereka, guru hanyalah sebagai pengganggu bagi mereka. Lalu bagaimana para guru agar dapat lebih dihormati? Berikut adalah beberapa kiat yang dapat kita lakukan agar dapat lebih dihormati oleh para siswa.




1. Berdiri didepan pintu pada pagi hari saat akan masuk kelas dan berjabat tangan dengan para siswa. Sambut siswa dengan berjabat tangan saat mereka memasuki ruang kelas, akan menanamkan rasa hormat kepada kita sebagai gurunya. Sehingga mereka bisa lebih meghargai kita.

2. Biarkan siswa kita  tahu bahwa kita  mendukung mereka secara emosional. Sebenarnya siswa dan guru sama – sama  gugup pada hari pertama sekolah dan bertanya-tanya seperti apa tahun ini. Apakah ini tahun yang baik atau buruk? Apakah akan menemukan teman baru? Apakah akan mencapai tujuan? . Ini adalah kesempatan untuk bersantai, dengan sedikit tertawa dapat menghilangkan kecemasan siswa.

3. Berikan humor atau guyonan kepada  siswa agar mereka bisa tertawa. Para siswa tentu suka tertawa. Tawa digambarkan sebagai "liburan instan". Tertawa bahkan lebih hebat dari sebuah liburan. Tertawa di kelas menciptakan kontak instan. Itu bisa mengubah pelajaran menjadi pusat pembelajaran karena siswa suka kepada guru yang bisa membuat mereka tertawa.

4. Biarkan semangat hidup kita tercermin dalam pelajaran dan hobi kita. Merupakan tantangan tersendiri untuk tetap bersemangat dalam memberikan pelajaran, jika kita telah mengajar untuk waktu yang lama. Kita harus menghadiri pelatihan dan terus memperbarui kurikulum serta berinovasi agar siswa cepat memahami apa yang kita sampaikan. Anda bisa mengatakan, "Ini bukan pekerjaan saya, saya seorang guru." Namun, para guru terbaik selalu memiliki trik di lengan baju mereka, untuk membangkitkan minat belajar siswa. Kita bisa memberikan kegembiraan dan kejutan saat pelajaran. Kita harus mempersiapkan pelajaran yang dinamis dan kadang-kadang berbagi ceita tentang minat pribadi siswa dan kita sendiri.

5. Kita harus mejelaskan apa yang penting untuk dipelajari dan apa yang tidak. Seorang Peneliti otak telah mengetahui selama bertahun-tahun bahwa kita belajar paling baik ketika kita menggabungkan informasi lama dengan informasi baru. Saat mempelajari bahasa baru, lebih baik belajar kata dengan kebalikannya, seperti kata "hitam" dan "putih". Jika kita tidak dapat memikirkan satu hal, kata lain mungkin mengingatkan kita pada kata yang tepat. Di kelas, kita  bisa menggunakan istilah "koneksi" untuk mendorong siswa  membuat koneksi dan megingatnya. Sebagai contoh, kita bisa mengatakan, "untuk mengingat hitam kita juga harus mengingat putih, degan 2 kata yang berlawanan otak kita akan lebih peka untuk mengingat “.

6. Selalu ingat: guru tidak mati. Kita hanya kehilangan kelas. Dalam hal kenangan yang berharga, para pensiunan guru terus hidup. Meskipun kita tidak lagi berada di ruang kelas, tetapi kita  telah menyalakan banyak cahaya dari sekolah. Kita menyimpan ingatan para siswa yang menikmati puisi lucu dan kenangan akan humor kita, kenangan akan keadaan kelas. Banyak dari siswa akan mengingat kita sebagai gurunya, dan memberikan ucapan terima kasih karena kita telah membantu mereka mendapatkan pendidikan yang terbaik. Para guru ini pasti tahu bahwa mereka telah mengubah kehidupan murid-murid mereka, menerangi jalan masa depan untuk mereka.
Share This :
bramantyo

Cyberbullying pada anak, sebab akibat dan cara mencegahnya !

Pengganggu memang telah ada sejak lama, tetapi teknologi telah memberi mereka alat baru untuk melakukan tindakan mereka. Tidak selal...